Liverpool Dipermalukan Man City 0-4, Van Dijk: “Kami Seperti Menyerah”

Kilnas.com – Liverpool menelan kekalahan telak 0-4 dari Manchester City pada perempat final Piala FA di Etihad Stadium, Sabtu. Hasil ini menjadi pukulan berat bagi The Reds yang kembali gagal menjaga asa meraih trofi domestik musim ini.

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, secara terbuka mengakui timnya tampil jauh dari harapan, terutama di babak kedua. Ia bahkan menilai skuadnya sempat kehilangan semangat juang saat tertinggal.

“Kami mengecewakan fans, diri sendiri, dan juga manajer. Cara kami bermain, khususnya di babak kedua, sangat menyakitkan,” ujar Van Dijk.

Pertandingan sejatinya berjalan cukup seimbang di awal. Namun titik balik terjadi setelah pelanggaran Van Dijk terhadap Nico O’Reilly yang berujung penalti. Erling Haaland sukses mengeksekusi dan membuka keunggulan City, sebelum akhirnya mencetak hat-trick dalam rentang waktu singkat yang menghancurkan pertahanan Liverpool. Satu gol tambahan datang dari Antoine Semenyo.

Di sisi lain, peluang Liverpool untuk bangkit sirna setelah penalti Mohamed Salah gagal berbuah gol.

Van Dijk mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya masuk ke babak kedua dengan niat mengejar ketertinggalan. Namun, situasi justru berbalik menjadi lebih buruk.

“Kami ingin cepat membuat skor jadi 2-1, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Saat tertinggal 3-0 di sini, sangat sulit untuk bangkit. Tapi kami tidak seharusnya menyerah, dan mungkin itulah yang terjadi,” lanjutnya.

Kekalahan ini semakin menambah tekanan bagi pelatih Arne Slot, yang kini harus segera membenahi mental tim jelang laga berat melawan Paris Saint-Germain di perempat final Liga Champions.

Van Dijk menegaskan bahwa tanggung jawab tidak hanya berada di pundak pelatih, tetapi juga para pemain di lapangan. Ia menyoroti pentingnya kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan Liverpool, namun kini mulai memudar di tengah masa transisi.

“Kami harus segera siap secara mental. PSG sudah menunggu dan itu akan sangat sulit. Jika ingin menyelamatkan musim ini, kami harus melakukan sesuatu yang spesial di beberapa laga ke depan,” katanya.

Selain laga Eropa, Liverpool juga dihadapkan pada pertandingan krusial Liga Inggris melawan Fulham yang bisa menentukan peluang mereka finis di zona Liga Champions musim depan.

Performa inkonsisten sepanjang musim disebut menjadi masalah utama. Liverpool kerap kalah dalam intensitas dan determinasi di momen-momen penting, sesuatu yang diakui Van Dijk harus segera diperbaiki oleh seluruh tim.

Kekalahan dari City ini pun menjadi yang terburuk di era Slot sejauh ini sekaligus mempertegas bahwa Liverpool masih memiliki banyak pekerjaan rumah jika ingin kembali bersaing di level tertinggi. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini