Kilnas.com – Kemegahan Dubai yang biasanya menjadi tempat pelarian mewah bagi para bintang dunia kini berubah menjadi zona kecemasan bagi legenda Manchester United, Rio Ferdinand. Mantan bek tangguh Inggris tersebut membagikan kisah dramatis tentang bagaimana dirinya dan keluarga harus bertahan hidup di tengah eskalasi militer yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Sejak memboyong istrinya, Kate, dan anak-anak mereka untuk menetap di Dubai pada musim panas 2025, Ferdinand kini harus menghadapi kenyataan pahit akibat gejolak geopolitik yang meletus Sabtu lalu.
Serangan rudal Amerika Serikat ke pusat kota Teheran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei dan mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad telah memicu gelombang balasan yang merembet ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar. Ferdinand, yang kini lebih dikenal sebagai pundit dan podcaster papan atas, menggambarkan situasi di kediamannya yang mendadak mencekam akibat raungan mesin perang di langit Teluk.
Kepada media Goal, Ferdinand mengungkapkan bahwa suasana minggu ini terasa sangat ganjil, bahkan mengingatkannya pada masa lockdown pandemi Covid-19. Bedanya, kali ini ancaman datang dari ledakan bom dan jet tempur yang melintas di atas kepala. Ia mengaku tantangan terberatnya sebagai seorang ayah adalah menjaga ketenangan di depan anak-anaknya, menjelaskan situasi yang terjadi tanpa menimbulkan kepanikan berlebih, meski suara dentuman besar terus menghantui.
Guna memastikan keselamatan keluarganya, pria yang juga pernah membela Leeds United ini mengambil langkah antisipasi cepat dengan mengevakuasi seluruh anggota keluarga ke ruang bawah tanah. Menariknya, Ferdinand menyulap studio pribadinya menjadi bunker darurat. Di dalam ruangan yang biasanya digunakan untuk rekaman tersebut, mereka kini tidur dengan selimut tebal dan perlengkapan seadanya sesuai instruksi keamanan setempat.
Meski situasi di luar sangat menakutkan, Ferdinand mengaku merasa jauh lebih aman berada di dalam “bunker” studionya tersebut. Ketegangan ini tidak hanya dirasakan oleh Ferdinand, tetapi juga deretan figur publik dunia lain yang bermukim di Dubai, seperti mantan petinju Amir Khan dan aktris Lindsay Lohan. Dengan meningkatnya intensitas serangan udara dan ketidakpastian regional, Dubai yang selama ini menjadi simbol kemapanan kini berada di bawah bayang-bayang konflik terbuka yang sangat serius.








































