Dugaan Perselingkuhan Dua Guru SMP di Kendal Digerebek Warga, Kasus Dilaporkan ke Polisi

KENDAL (Kilnas.com) – Suasana Perumahan Botomulyo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal mendadak gempar pada Sabtu (6/9/2025). Sejumlah warga melakukan penggerebekan sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi perselingkuhan dua guru SMP Negeri 4 Cepiring.

Rumah tersebut diketahui milik YPK (41), guru Bimbingan Konseling. Ia didapati sedang bersama seorang pria berinisial HT (37), guru olahraga di sekolah yang sama. Keduanya disebut berada di dalam rumah dalam kondisi terkunci hampir satu jam.

Saat peristiwa berlangsung, suami YPK, EHS, sedang berada di luar kota. Namun, warga terlebih dahulu meminta izin kepadanya sebelum melakukan penggerebekan. “Saya kerja di Temanggung dan dua hari sekali pulang. Sudah tiga bulan terakhir saya tidak bisa masuk rumah karena kunci diganti istri,” ungkap EHS, Selasa (9/9/2025).

Ia mengaku mendapat telepon dari warga yang curiga rumah tersebut sering dimasuki pria lain. “Posisi saya saat itu ada di Yogyakarta. Warga menghubungi saya meminta izin melakukan penggerebekan,” lanjutnya.

Dalam penggerebekan itu, warga menemukan kondisi kamar berantakan. Polisi bahkan menyita sprei yang diduga mengandung bercak sebagai barang bukti. “Saya sudah menyerahkan kasus ini ke kepolisian. Biarlah aparat dan dinas terkait yang memproses,” tegas EHS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Ferinando Rad Bonay, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini sesuai aturan kepegawaian. “Kita menunggu laporan resmi dari sekolah. Proses pemeriksaan akan dilakukan secara berjenjang. Jika terbukti, sanksi terberat adalah pemberhentian tidak hormat,” ujarnya.

Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian bersama dinas terkait.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini