SEMARANG (Kilnas.com) – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menggelar pembekalan bagi calon wisudawan ke-87 di Gedung E Kampus Udinus, menjelang prosesi wisuda yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 29 April 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 840 calon wisudawan. Program ini bertujuan memberi kesiapan kepada lulusan baru agar lebih siap menghadapi persaingan dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.
Ketua Harian IKA Udinus, Hery Pamungkas, mengatakan para lulusan diharapkan tidak berhenti setelah meraih gelar sarjana, tetapi tetap mendapat pendampingan untuk mencapai cita-cita mereka.

“Lulus bukan akhir perjalanan. Udinus ingin terus hadir mendampingi alumni agar bisa meraih tujuan yang diinginkan. Ini bentuk dukungan IKA Udinus kepada adik-adik wisudawan,” ujar Hery.
Ia menjelaskan, jaringan alumni Udinus yang telah mencapai lebih dari 50 ribu orang dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia menjadi kekuatan besar untuk membantu lulusan baru masuk ke dunia profesional.
Dalam pembekalan itu, IKA Udinus juga melibatkan Career Center, admisi, BSI, serta menghadirkan alumni Magister Manajemen angkatan ke-14 untuk berbagi pengalaman tentang pentingnya membangun relasi.
“Keahlian saja belum cukup. Networking juga penting. Dengan jaringan yang luas, peluang kerja maupun kolaborasi akan semakin terbuka,” katanya.
Selain itu, Hery menyebut Udinus juga memberikan potongan biaya kuliah hingga 100 persen bagi keluarga alumni yang ingin melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.
Sementara itu, alumnus Magister Manajemen ke-14 Udinus, Zulkifli, yang juga Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Provinsi Jawa Tengah, memberikan motivasi kepada calon wisudawan agar mampu menciptakan lapangan kerja.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi diharapkan bisa langsung bekerja atau menjadi wirausaha sehingga dapat membantu menekan angka pengangguran di Jawa Tengah.
“Generasi muda setelah lulus harus siap bekerja atau membuka usaha. Jangan sampai menambah pengangguran. Selain itu, era sekarang menuntut kolaborasi karena tidak bisa berjalan sendiri,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Udinus, Prof. Dr. Dra. Kusni Ingsih, S.E., M.M., mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap pembekalan serupa terus dilaksanakan setiap menjelang wisuda.
“Kami memiliki lebih dari 50 ribu alumni. Jika seluruhnya saling terhubung dan berkolaborasi, jaringan itu bisa dimanfaatkan untuk mencari kerja maupun membangun bisnis bersama,” katanya.
IKA Udinus sendiri menjadi wadah bagi para alumni untuk terus berkontribusi melalui berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan, seminar, hingga aksi sosial.



































