Kendal (Kilnas.com) – Bupati Kendal, Hj. Dyah Katika Permanasari, S.E., M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak. Menurutnya, tanpa sinergi dan komunikasi yang baik di antara keduanya, proses belajar mengajar tidak akan berjalan maksimal.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Dyah saat menghadiri pengajian dalam rangka peringatan HUT ke-13 MI NU 71 Unggulan Karanganom, Kecamatan Weleri, pada Minggu (2/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada kepala sekolah, para guru, serta seluruh civitas madrasah atas dedikasi dan keteladanan mereka dalam membentuk karakter siswa.
“Saya sangat mengapresiasi kedisiplinan guru, orang tua, dan siswa di MI NU 71 ini. Kegiatan belajar sudah dimulai pukul 06.30 WIB dan diawali dengan pembiasaan doa, Asmaul Husna, serta membaca Al-Qur’an,” ujar Dyah.
Ia berharap MI NU 71 Unggulan Karanganom semakin berkembang menjadi madrasah yang inovatif, melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan membawa manfaat bagi agama, keluarga, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Kepala MI NU 71 Unggulan Karanganom, Dwi Wijayanti, menjelaskan bahwa pengajian ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-13 sebagai bentuk rasa syukur dan upaya memperkuat nilai spiritual di lingkungan sekolah.
Menurutnya, predikat “unggulan” yang disandang madrasah bukan sekadar nama, tetapi telah dibuktikan melalui kedisiplinan tinggi, prestasi akademik, serta kemampuan siswa dalam menghafal Juz ‘Amma dan surat-surat pilihan Al-Qur’an.
“MI NU 71 Unggulan Karanganom memiliki 678 siswa yang menunjukkan komitmen dan semangat belajar tinggi. Ini mencerminkan proses pendidikan yang matang serta sinergi kuat antara guru, siswa, dan orang tua,” tutur Dwi.




































