Kendal (Kilnas.com) – Pemerintah Kabupaten Kendal terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama di sektor jalan dan jembatan, sebagai upaya membuka akses ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.
Pada Jumat pagi, 24 Oktober 2025, seusai kegiatan Bersatu Siaga di Balai Desa Kartikajaya, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari bersama sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau secara langsung progres pembangunan jembatan di atas Sungai Lingen, Desa Kartikajaya.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan memenuhi harapan warga yang sudah lama menunggu perbaikan akses penghubung antar dusun.
Bupati Dyah Kartika Permanasari mengatakan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi prioritas Pemkab Kendal, mengingat manfaatnya yang besar bagi masyarakat.
“Informasinya, pembangunan jembatan ini sudah diusulkan hampir sembilan tahun lalu. Akhirnya, tahun ini bisa direalisasikan untuk menghubungkan RW 01 dengan RT 02,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut menelan anggaran sebesar Rp1,2 miliar dengan panjang 18 meter dan lebar 5 meter. Dyah juga mendorong pemerintah desa agar memanfaatkan infrastruktur ini untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal.
“Kami berharap pemerintah desa bisa berkolaborasi membangun dan memajukan potensi desa, sehingga manfaat pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kartikajaya, Budi Hartono, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kendal atas terealisasinya pembangunan yang telah lama dinantikan warganya.
“Alhamdulillah, setelah sembilan tahun mengusulkan, kini pembangunan jembatan mulai dikerjakan. Kami berterima kasih kepada Ibu Bupati dan seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan jembatan beton ini akan menggantikan jembatan bambu yang sebelumnya digunakan warga, sehingga akses antarwilayah menjadi lebih aman dan lancar.
“Jembatan ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama untuk memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial warga Kartikajaya,” tambah Budi.




































