Kilnas.com – Arus lalu lintas di kawasan Jalan Ketileng Raya, Sendangmulyo, mengalami ketersendatan pada Kamis (5/3/2026) pagi. Hal ini disebabkan oleh sisa-sisa material pohon tumbang yang belum sepenuhnya terevakuasi pasca-cuaca ekstrem yang menerjang wilayah tersebut sehari sebelumnya.
Kondisi jalan yang terhambat terpantau di kedua arah, baik yang menuju Jalan Fatmawati maupun arah sebaliknya menuju jalur alternatif Pucang Gading. Penumpukan kendaraan terjadi lantaran sebagian badan jalan masih tertutup batang pohon, tepatnya di area depan Rumah Sakit Daerah (RSD) K.R.M.T. Wongsonegoro.
Dampak Cuaca Ekstrem
Insiden ini bermula saat hujan lebat disertai angin kencang melanda Kota Semarang pada Rabu (4/3/2026) petang, sekitar pukul 17.30 WIB. Selain menumbangkan sejumlah pohon peneduh jalan di Kecamatan Tembalang, terjangan angin juga mengakibatkan tiang listrik di lokasi tersebut roboh, yang sempat memicu gangguan distribusi daya.
Proses Evakuasi Berlanjut
Petugas dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang sebenarnya telah dikerahkan ke lokasi sejak semalam untuk melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan area. Kendati demikian, hingga pagi ini pembersihan belum tuntas 100 persen, sehingga pengendara yang melintas diimbau untuk waspada dan mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih berupaya menyelesaikan evakuasi sisa material kayu agar akses vital menuju rumah sakit dan pusat kegiatan masyarakat tersebut dapat kembali normal.



































