Nekat Lawan Arus dan Seruduk Pemotor di Gunung Sahari, Sopir Calya Ugal-ugalan Jalani Tes Urine

    Kilnas.com – Aksi nekat pengemudi Toyota Calya hitam yang berkendara melawan arah demi menghindari kemacetan berakhir tragis di Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Rabu (25/2). Pelarian sopir tersebut terhenti setelah menabrak sejumlah pengendara lain dan memicu aksi pengejaran oleh warga serta petugas kepolisian.

    Insiden bermula sekitar pukul 17.15 WIB saat petugas lalu lintas memergoki kendaraan tersebut melakukan manuver berbahaya. Alih-alih mengikuti arus menuju Senen, pengemudi justru memutar balik dan melaju berlawanan arah, hingga sempat melindas satu unit sepeda motor milik warga.

    Evakuasi Korban dan Pendataan Kerusakan

    Akibat aksi ugal-ugalan ini, beberapa pengendara roda dua dilaporkan mengalami luka-luka akibat terserempet. Polisi segera mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan terhadap total korban dan kerugian materiil di lokasi kejadian. “Seorang pengemudi roda dua sudah melaporkan kerusakan, dan korban lainnya sedang kami arahkan untuk penanganan medis,” jelas Reynold dalam keterangannya kepada media.

    Sopir dan Penumpang Diamankan

    Laju mobil akhirnya berhasil dihentikan paksa oleh massa dan petugas di lapangan. Polisi mengamankan dua orang dari dalam kabin mobil, yakni seorang pria yang mengemudi dan seorang wanita sebagai penumpang. Keduanya langsung digelandang ke Unit Laka Lantas Kemayoran untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Fokus Penyelidikan: Indikasi Zat Terlarang

    Penyidik kini mendalami motif di balik perilaku mengemudi yang membahayakan nyawa tersebut. Selain pemeriksaan saksi, polisi juga menjadwalkan tes urine terhadap sang sopir guna memastikan apakah ada pengaruh alkohol atau narkotika.

    “Kami akan segera melakukan cek kesehatan dan tes urine. Kami ingin memastikan apakah ada indikasi penggunaan barang terlarang yang menyebabkan pengemudi bertindak ugal-ugalan dan membahayakan publik,” pungkas Reynold.

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini