Bodø/Glimt Tekuk Inter Milan 3-1 di Leg Pertama Playoff Liga Champions

    Kilnas.com – Dominasi Inter Milan di kancah Eropa kembali tersungkur di tanah dingin Norwegia. Sang finalis Liga Champions dua kali dalam tiga musim terakhir itu secara mengejutkan takluk 1-3 dari tim kuda hitam, Bodø/Glimt, dalam laga leg pertama babak playoff, Rabu malam.

    Kekalahan ini memperpanjang daftar raksasa Eropa yang bertekuk lutut di Stadion Aspmyra. Sebelumnya, Bodø/Glimt telah menumbangkan Manchester City di kandang dan mempermalukan Atlético Madrid saat bertandang, mempertegas status mereka sebagai fenomena paling mengejutkan di kompetisi musim ini.

    Kejutan dari Utara

    Bermarkas di utara Lingkaran Arktik—wilayah geografis paling utara dalam sejarah Liga Champions—Bodø/Glimt tampil tanpa rasa takut. Meski Inter datang dengan modal rekor enam kemenangan beruntun di Serie A, tim tamu justru tertinggal lebih dulu. Menit 20 Gelandang Sondre Brunstad Fet membuka keunggulan tuan rumah lewat penyelesaian akhir yang tenang. Menit 30 Inter sempat membalas melalui gol oportunis striker jangkung, Pio Esposito, yang mengubah skor menjadi 1-1.

    Namun, harapan Inter untuk membawa pulang poin sirna di babak kedua setelah serangan balik kilat dan kerja sama tim yang tanpa pamrih dari anak asuh Kjetil Knutsen menghancurkan pertahanan Nerazzurri.

    Panggung Balas Dendam Jens Petter Hauge

    Bintang lapangan malam itu adalah Jens Petter Hauge. Mantan pemain AC Milan tersebut menunjukkan kelasnya dengan melesakkan gol spektakuler ke pojok atas gawang pada menit ke-61 setelah menerima umpan matang dari Kasper Høgh. Hauge merayakan gol tersebut dengan emosional, melompat dan menendang bendera sudut, seolah mengirim pesan ke Italia.

    Hanya berselang tiga menit, Stadion Aspmyra yang berkapasitas 8.000 penonton kembali bergemuruh. Giliran Kasper Høgh yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima asis dari Ole Didrik Blomberg, menutup laga dengan skor telak 3-1.

    “Perasaan saya luar biasa. Saya hanya bersyukur bisa bermain di tim ini dan membantu dengan asis serta gol. Kami adalah unit yang solid,” ujar Kasper Høgh usai laga.

    Misi Pembalasan di San Siro?

    Hasil ini menempatkan Inter Milan dalam posisi terjepit. Mereka kini menghadapi ujian mental yang sangat berat saat harus membalikkan keadaan di leg kedua pada Selasa mendatang di San Siro.

    Gelandang Inter, Petar Sucic, mencoba tetap optimis meski kecewa berat. “Ini hasil yang buruk dan malam yang kelam bagi kami. Namun, kami harus tetap tenang dan percaya bahwa dukungan suporter di kandang bisa membawa kami menang,” ungkapnya.

    Dengan keunggulan dua gol, Bodø/Glimt kini hanya berjarak 90 menit dari sejarah besar: menyingkirkan salah satu raksasa Italia dan mengamankan tiket ke fase grup Liga Champions.

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini