Kendal (Kilnas.com) – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kendal menggelar kegiatan Pembinaan dan Penguatan Karakter bagi pelajar SMK Bina Utama Kendal, Senin pagi (5/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan sekaligus mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja di lingkungan pendidikan.
Dalam kegiatan itu, Kasat Binmas Polres Kendal AKP Agus Supriyadi menyampaikan pentingnya membangun kesadaran disiplin sejak dini melalui konsep “menjadi polisi bagi diri sendiri”. Menurutnya, karakter disiplin yang kuat harus tumbuh dari kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi.
Ia menegaskan bahwa pelajar perlu mampu mengontrol diri dan menjauhi perilaku menyimpang, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga perundungan. “Jika siswa mampu mendisiplinkan diri dan menjauhi hal-hal negatif, maka masa depan yang lebih baik akan terbuka lebar,” ujar AKP Agus Supriyadi.
Selain itu, Sat Binmas Polres Kendal juga memberikan edukasi terkait etika bermedia sosial. Di tengah maraknya kasus judi online dan penyebaran informasi palsu, para siswa diingatkan agar lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital. Kasat Binmas menekankan bahwa jejak digital dapat berdampak panjang terhadap karier dan kehidupan seseorang di masa depan.
Pesan anti-kekerasan turut menjadi fokus dalam pembinaan tersebut. Sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman dengan menerapkan prinsip zero bullying serta menumbuhkan sikap saling menghargai antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.
“Kami ingin para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat. Harapannya, mereka dapat menjadi generasi muda Kendal yang taat hukum, bijak bermedia sosial, serta menjauhi kekerasan dan narkoba,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMK Bina Utama Kendal, Santi Larasati, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polres Kendal dalam mendukung pembentukan karakter siswa. Ia berharap kegiatan pembinaan semacam ini dapat terus dilakukan sebagai bagian dari kolaborasi dalam mencetak lulusan yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.



































