KENDAL (Kilnas.com) – Di usianya yang telah mencapai 81 tahun, Damiri, warga Desa Lebosari, Kecamatan Kangkung, tidak henti mengucap syukur. Ia masih menerima bantuan pangan dari Pemerintah Kabupaten Kendal yang menurutnya sangat membantu kebutuhan harian di tengah harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik.
Pada penyaluran bantuan periode Oktober–November 2025 ini, Damiri memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan tersebut rencananya akan ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur yang semakin berat ditanggungnya di usia senja.
“Saya berterima kasih kepada Pemkab Kendal. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya,” ujar Damiri, Selasa (2/12/2025).
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, terdapat 214 Kartu Keluarga (KK) di Desa Lebosari yang masuk daftar penerima bantuan pangan. Sementara di tingkat kabupaten, total penerima mencapai 71.802 KK.
“Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan hidup,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Tika itu menambahkan, bantuan pangan ini juga merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia memastikan bahwa stok pangan di Kabupaten Kendal masih dalam kondisi aman.
“Untuk ketersediaan pangan menghadapi Natal dan Tahun Baru, insya Allah aman,” tegasnya.
Selain itu, Pemkab Kendal berkomitmen memperbarui data penerima manfaat setiap tiga bulan agar bantuan tersalurkan tepat sasaran.
“Mekanismenya memang begitu, supaya bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.




































